muh10ska@gmail.com (0271) 738916
Suara Demokrasi dalam Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS / IPM SMP MUHAMMADIYAH 10 SURAKARTA: Langkah Penting Implementasi Kokulikuler
Selasa, 16 Desember 2025 ~
Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)/ IPM adalah salah satu contoh nyata dari pelaksanaan prinsip demokrasi di lingkungan sekolah. Suara Demokrasi dalam pemilihan ini adalah cerminan dari kekuatan dan peran siswa dalam memilih pemimpin yang akan mewakili dan mengadvokasi kepentingan mereka di sekolah.
ada 3 pasangan calon pemimpin ketua Osis/IPM :
Pemilihan Ketua & Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) tidak hanya merupakan momen penting dalam memilih pemimpin murid di sekolah, namun juga merupakan instrumen penting dalam menjalankan Kokulikuler. Suara Demokrasi dalam proses pemilihan ini adalah salah satu fondasi utama yang mewujudkan tujuan Kokulikuler
menurut Warti, S.Ag. selaku Waka Kesiswaan Proses pemilihan ini bukan sekadar membagikan suara, tetapi lebih merupakan sebuah perjalanan pendidikan bagi para pelajar. Di sini mereka belajar mengenai pentingnya partisipasi aktif dalam pengambilan keputusan, pemilihan pemimpin yang sesuai, & penghormatan terhadap berbagai macam pendapat.
Proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS dimulai dengan pengumuman kandidat yang mungkin berasal dari beragam latar belakang, kelompok, dan keahlian. Ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengenal lebih dekat rekan-rekan sejawat mereka yang memiliki minat dan visi yang berbeda.
Dalam konteks implementasi Kokulikuler, Suara Demokrasi dalam pemilihan OSIS / IPM memegang peranan penting dalam membentuk karakter siswa berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Berikut adalah beberapa aspek bagaimana proses pemilihan OSIS mendukung tujuan Kokulikuler :
Selain itu, pemilihan OSIS juga merupakan langkah awal dalam mewujudkan semangat kewarganegaraan aktif yang menjadi salah satu tujuan utama Kokulikuler. Para pemilih dipacu untuk mengambil peran mereka dalam membentuk komunitas sekolah, serta melihat hubungan antara pemilihan OSIS dengan sistem demokratis yang lebih besar di negara ini.
Jadi, Suara Demokrasi dalam pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS bukan hanya tentang pemilihan pemimpin sekolah, tetapi juga tentang membentuk karakter siswa, mendukung nilai-nilai Pancasila, dan menciptakan warga negara yang aktif, bertanggung jawab, dan memiliki pemahaman yang kuat tentang demokrasi Indonesia. Itulah mengapa pemilihan OSIS merupakan langkah penting dalam implementasi Kokulikuler.
dan di akhir pemungutan suara dengan suara terbanyak yaitu pasangan Haidar- Mikhayla Assabiya.
ketua osis/IPM periode 2026/2027 yaitu : Haidar- Mikhayla Assabiya,
pesan terakhir dari Warti, S.Ag. selaku waka kesiswaan semoga kedua pemimpin ketua dan wakil ketua Osis/ IPM lebih baik lagi dan lebih amanah dalam mempimpin di lingkungan sekolah.