muh10ska@gmail.com (0271) 738916
Peserta Didik Baru SMP Muhammadiyah 10 Surakarta Jalani MPLS
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dilaksanakan dalam rangka penerimaan Peserta Didik Baru di sekolah untuk mendukung proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan dan sasaran pendidikan nasional. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah adalah kegiatan pertama masuk sekolah dalam rangka untuk pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, Model dan cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan kultur (budaya) sekolah.
Pelaksanaan MPLS bagi siswa baru ini dilaksanakan dengan bentuk kegiatan yang bersifat menarik, Kreatif dan Educatif untuk mewujudkan sekolah sebagai taman belajar yang nyaman bagi peserta didik. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP Muhammadiyah 10 Surakarta dimulai pada 19 s.d 24 Juli 2023.
Daryati, M.Pd. selaku Plt. Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 10 Surakarta, mengatakan MPLS kali ini dilakukan di SMP Muhammadiyah 10 Surakarta yang meliputi beberapa materi :
1. Visi Misi & Struktur Kurikulum
2. Kesadaran Berbangsa dan Bernegara
3. Wawasan Wiyata Mandala
4. Cara Belajar Efektif
5. Pendidikan Karakter
6. Kegiatan Kesiswaan
7. Kecakapan Hidup
8. Pengenalan Budaya Lokal
Pada apel pembukaan Daryati, M.Pd. Selaku Plt. Kepala Sekolah menyampaikan bahwa kegiatan MPLS ini diikuti oleh 29 peserta yang terdiri dari lulusan siswa SD dan MI/MIM hasil dari seleksi PPDB tahun ini. Sehingga mereka ada beberapa peserta didik masih mengenakan seragam dan atribut asal sekolah masing-masing.
Pada kesempatan itu Ibu Daryati, M.Pd. juga meyakinkan kepada peserta bahwa kegiatan ini sama sekali tidak ada unsur perpeloncoan atau bahkan perundungan (bullying) sehingga mereka akan bisa menikmati kegiatan tersebut dengan perasaan yang nyaman dan senang.
“Selama enam hari ke depan seluruh peserta akan bisa mengikuti pelaksanaan MPLS dengan rasa senang dan nyaman,” ucapnya. “Tahun ini ada pengenalan lingkungan sekolah, baik secara fisik seperti ruang-ruang bangunan, sarpras maupun non fisik seperti visi misi sekolah, struktur kurikulum, dan lain-lain,” paparnya. “Total keseluruhan kelas tujuh, delapan, dan sembilan ada 85 siswa, “imbuhnya.
Warti, S.Ag., ketua panitia, mengatakan secara sederhana MPLS adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan dalam rangka memperkenalkan para siswa baru pada semua hal yang berhubungan dengan sekolah.
Sebelum ada MPLS, kegiatan pengenalan lingkungan sekolah dikenal dengan berbagai nama seperti Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB).
Warti, S.Ag. mengatakan bahwa kunci dari MPLS adalah memberikan pengenalan terhadap lingkungan dan situasi satuan pendidikan dengan cara-cara menyenangkan, tanpa adanya perpeloncoan atau pun tindak kekerasan yang lain.
“Kunci di dalam masa pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru ini adalah bagaimana peserta memahami lingkungan situasi yang baru dengan suasana hati yang menyenangkan,” katanya.
Tentu, imbuh Jamilah disertai narasi-narasi kegiatan yang dibuat dalam bentuk kreativitas dan model kegiatan yang edukatif sehingga peserta didik baru saat memasuki tahap awal pada lingkungan sekolah yang baru itu merasa nyaman dan menyenangkan.
Selain itu panitia juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk membuat inovasi-inovasi sederhana seperti karya tulis (literasi), karya tangan (prakarya), dan karya pikir (logika, numerasi) pada beberapa materi yang disampaikan. Salah satu contohnya pada materi Wawasan Wiyata Mandala, seluruh peserta yang terbagi kedalam kelompok kecil melakukan wisata lokal yaitu berkunjung kampong emas sawit Boyolali dipandu oleh bapak ibu guru.